Skip to main content

Kupahat di Langit Semesta



Aku ingin menulis sesuatu yang tak ingin kau baca

Aku ingin bercerita kisah yang tak ingin kau tahu

Aku ingin menyanyi lagu yang tak mau kau dengar

Aku ingin mengungkap rasa yang tak mungkin bisa kau beri asa…

Jika nanti aku tak ada, yang bersisa hanya itu

Serta cinta rahasia yang hanya dapat kupahat di langit-langit semesta



Comments

Popular posts from this blog

Petang Selanjutnya Tidak Pernah Datang

Petang itu semua seakan berhenti dan seakan-akan memang dipaksa untuk berhenti aku kehilangan dirinya, jangankan wujud nyatanya, sekelebat bayangnya pun tidak ku temukan biasanya ia muncul pada petang tanpa diundang lewat sebuah pesan dengan senyum dan sapa khas, hanya ia yang punya kami biasa membuat janji di sebuah tempat yang banyak orang lalu lalang, tempat pedagang menjajakan dagangannya, tempat muda mudi bercengkrama sembari melepas tawa pada sebuah petang dan selalu begitu pada beberapa petang selanjutnya tapi petang itu, menjadi petang teakhir kami menghabiskan waktu seakan semua yang lalu tidak pernah ada kami beku, kaku.. kolam ikan dan pohon jambu jadi saksi bisu kami tidak bisa bicara seleluasa biasanya hati rasanya ngilu setelah itu, petang selanjutnya ia tidak pernah datang menemuiku. 27 July 2011 | 17:03 re-write dari akun kompasiana.dewantinurcahyani.com

Aku Kamu Akan Pulang

Mungkin memang seharusnya kubiarkan kamu pergi Agar kamu tahu ke mana sebenarnya kamu harus pulang Atau memang seharusnya akulah yang rela untuk pergi Agar suatu saat kamu memintaku untuk pulang. Semoga. Cibubur, 050116